Upcoming Reviews

Review – The Woman in Black (2012)

Daily: I believe the most rational mind can play tricks in the dark.”

Tentu saja ada kehidupan lain setelah Harry Potter, bahkan seorang Daniel Radcliffe sendiri tahu itu. Ya, tidak pernah mudah melepaskan diri dari bayang-bayang kesuksesan masa lalu, tapi hidup terus berjalan dan The Woman in Black adalah pilihan Radcliffe untuk meneruskan kariernya tanpa embel-embel bekas luka dan tongkat sihir. Jadi apa yang dilakukannya di film terbarunya ini? Ia berperan sebagai Arthur Kipps, pengacara muda asal London yang ditugaskan atasannya untuk mengakusisi sebuah rumah besar  di Crythin Gifford, sebuah desa terpencil yang terletak di pantai barat Inggris. Sepertinya tidak ada yang menyukai kehadiran Kipps di sana, terlebih ketika masyarakat setempat mengetahui bahwa ayah satu anak itu hendak mengunjungi Eel Marsh House yang tidak lagi berpenghuni karena semua pemiliknya meninggal secara mengerikan. Read more »

Review – Hugo (2011)

Georges Méliès: ” If you’ve ever wondered where your dreams come from, you look around… this is where they’re made.”

Paris, 1931, ada seorang bocah yatim piatu 12 tahun, Hugo Cabret (Asa Butterfield) namanya. Paska kematian ayahnya (Jude Law) Hugo tinggal bersama Claude Cabret (Ray Winstone), pamannya yang pemabuk di stasiun kereta api Gare du Nord dan mengajarinya untuk merawat jam-jam disana sebelum akhirnya ia pergi, meninggalkan bocah malang itu seorang diri. Hugo punya keinginan besar, yaitu memperbaiki automaton rusak warisan ayahnya karena ia percaya sang ayah memberikan wejangan terakhir untuknya melalui robot itu. Read more »

Review – The Grey (2012)

Ottway: “We kill them one at a time. Tip the numbers. That’s what they’re going to us.”

Dalam The Grey, Liam Nesson ‘tersesat’ di Alaska yang dingin sebagai John Ottoway. Di tempat itu ia bekerja sebagai pembunuh bayaran, tapi tunggu dulu, bukan seperti bayangan anda, ia tidak membunuh manusia tapi hewan-hewan buas macam serigala atau beruang yang mengancam keselamatan para penambang minyak. Malam itu adalah malam terkahirnya dan juga para pekerja lain sebelum keesokan harinya kembali pulang ke kehangatan rumah mereka masing-masing. Tapi apa yang terjadi selanjutnya, nasib berkata lain, pesawat yang ditumpangi para pekerja minyak itu mengalami kecelakaan hebat akibat cuaca buruk sampai akhirnya terjatuh di pedalaman Alaska dan hanya menyisakan segelintir yang selamat, termasuk John. Read more »

Review – Extremely Loud & Incredibly Close (2011)

Oskar Schell: ” I didn’t know what was waiting for me. Although my stomach hurt and my eyes were watering I’d made up my mind that nothing was gonna stop me. Not even me “

Mari bertemu Oskar Schell (Thomas Horn), bocah malang ini sudah setahun kehilangan Thomas (Tom Hanks), ayah sekaligus sahabat yang sangat dicintai dan dikaguminya dalam sebuah perisitwa paling gelap dalam sejarah Amerika, Black September yang mengerikan itu. Thomas meninggalkan banyak kenangan manis untuk Oskar, menjadikan hari-hari baru Oskar terasa hampa tanpanya, akibatnya  juga berdampak pada hubungannya dengan Laura (Sandra Bullock) sang ibu yang menjadi renggang. Sampai pada suatu hari, Oskar menemukan sebuah kunci misterius yang ditinggalkan ayahnya dalam sebuah amplop kecil bertuliskan “Black”. Dan apa yang terjadi kemudian, Oskar sudah berkeliling New York dalam sebuah petualangan untuk mencari ‘sisa-sisa’ sang ayah dalam sosok bernama Black dan juga apa yang akan ditemukannya dengan kunci itu. Read more »

Movienthusiast: 14 Sweet Moments in Romantic Movie

Ada banyak cara dapat dilakukan untuk menyatakan rasa sayangmu untuk seseorang yang kamu cintai, dengan bunga, cokelat, atau sekedar mengajak makan malam romantis misalnya, hal yang sama  terjadi dalam dunia film-film romantis, ada banyak momen-momen manis yang mampu meninggalkan kesan mendalam di benak penontonnya, dan kami sudah memilih 14 momen manis yang berkesan untuk menginspirasi anda, spesial untuk hari Valentine ini. Read more »