Director

Voyage of Time (2016): Impian Terbesar Terrence Malick Yang Akan Terwujud Tahun Depan

Setelah sukses meraih pengharagaan Palm D’Or atas The Tree of Life (2011), Terrance Malick akan merilis film yang telah ia garap selama 7 tahun bertajuk “Voyage of Time” tahun depan.

Malick sempat mendapat tuntutan dari Seven Seas Partnership yang mendanai film ini. Mereka menganggap Malick tidak kunjung menyelesaikan film yang telah diancang sejak tahun 2008 itu dan malah menggunakan sumber dana untuk filmnya yang lain. Malick memang membuat dua film lain dalam proses penggarapan Voyange of Time, yakni To The Wonder (2012) dan Knights of Cups (2015). Namun Voyange of Time sendiri disebut sebagai “salah satu impian terbesar dalam hidup saya” oleh sang sutradara. Proyek Voyage of Time dimulai sejak tahun 2008, namun telah tertanam dibenak Malick lebih dari 30 tahun yang lalu. Jelaslah mengapa ia tidak ingin terburu-buru dan berhati-hati mewujudkan impian besarnya itu

Voyage of Time akan menggambarkan proses kelahiran dan kematian semesta. Film ini layaknya sebuah perjalanan spiritual bagi penonton menyaksikan apa-apa yang membentuk semesta. Subyek yang dihadirkan diantaranya sains, ruh, kelahiran dan kematian, dan kosmos.  Jika The Tree of Life (2011) banyak menyoroti kelahiran dan perkembangan manusia yang beriringan dengan alam, maka dalam Voyage of Time konteks tersebut  akan diperbesar hingga ke jagad raya. Jika anda salah satu penonton yang terpana dengan keindahan sinematografi The Tree of Life (2011), tentu Anda dapat membayangkan kemegahan luarbiasa  yang dijanjikan Voyage of Time.

Malick akan membuat dua versi untuk film ini: versi 40 menit yang dinarasikan Brad Pitt sebagai rilisan awal dan versi feature length yang akan dinarasikan oleh Cate Blanchett. Scoring film ini juga akan diisi oleh komposer terkenal Ennio Morricone.

 

Comments

Populer Minggu Ini

Facebook

To Top