Review

The Accountant (2016)

Tengah disibukkan oleh rencana-rencana besar DC lainnya, senang rasanya bisa melihat seorang Ben Affleck keluar sejenak melepaskan seragam kalongnya, terlibat dalam proyek lain yang jauh dari hingar bingar superhero. Adalah The Accountant di mana Affleck menjadi Christian Wolff seorang  akuntan publik yang mungkin terlihat dari luar sama membosankannya dengan pemilihan judulnya, tetapi tunggu dulu! Wolff tentu saja bukan akuntan biasa jika faktanya kemudian jasanya kerap digunakan oleh para penjahat-penjahat kelas kakap dunia dan meresahkan  agen-agen lembaga keuangan pemerintah (J.K. Simmons and Cynthia Addai-Robinson) yang sampai harus mengadakan misi untuk menyibak identitasnya dan pastinya The Accountant juga  tidak akan berlabel action-thriller jika dua jam durasinya diisi teori menghitung pajak dan keuangan yang menjemukan.

The Accountant sebenarnya bisa saja sih bermain aman dengan menjadi sajian thriller aksi tanpa otak seperti kebanyakan film-film medioker Jason Statham yang hanya menjual baku hantam, desingan peluru dan ledakan keras, tetapi menarik ketika sutradara Gavin O’Connor yang sebelumnya pernah menonjok emosi kita dalam The Warrior 2011 silam memilih studi karakter sebagai fokus utama.  Yup, pesona The Accountant  adalah bagaimana memusatkan segalanya pada pesona karakter utamanya, dalam hal ini adalah si akuntan misterius Christian Wolff. Bagaimana O’Connor membangun naskah menarik garapan Bill Dubuque yang benar-benar dengan kuat membangun kisah origin Christian Wolff yang hadir melalui rangkaian flashback.

Perlahan namun pasti O’Connor memperkenalkan sosok Wolff yang unik, dari seorang bocah malang pengidap Asperger syndrome/autisme yang kemudian mampu memaksimalkan segala potensi super fokus yang dimiliki seorang penderita autisme, hasilnya, bak superhero, Wolff mampu bertransformasi menjadi jenius matematika yang disaat bersamaan juga melengkapi dirinya dengan satu set skill kemampuan membunuh mematikan yang diperolehnya dari usaha keras dan bimbingan ayahnya. Namun tentu saja sebagai pengidap autisme, Wolff susah untuk bersosialisasi dengan lingkungannya.

Beberapa subplot yang terlihat tidak nyambung kemudian mendapatkan ritmenya ketika mulai bersentuhan dengan cerita utamanya, seperti misalnya kisah para agen departemen keuangan yang menyelidiki identitas si akuntan, sekelompok pembunuh bayaran yang dipimpin oleh Jon Bernthal, relasi antara Chris dengan rekan akuntannya, Dana yang sayang kurang berkesan dengan Anna Kendrick yang tampak miscast di film dengan tone seserius ini.

Untuk ukuran sebuah thriller aksi The Accountant punya tempo yang tergolong lambat, hampir sebagian besar durasinya dihabiskan Hood untuk menceritakan misteri dan riwayat sang akuntan meski harus diakui itu memang merupakan cerita yang menarik. Namun bukan berarti The Accountant tidak punya momen serunya sendiri. Seperti kebanyakan film aksi yang menawarkan aksi “Rambo”, O’Connor mampu memaksimalkan kharisma Ben Affleck yang tampil oke di sepanjang film sebagai sosok tangguh, unik dan penuh kejutan meski sedikit tak konsisten dengan autismenya, aneh saja melihat penderita autisme bisa senyum-senyum sendiri mengingat susah bagi mereka untuk menunjukkan emosinya. Tidak banyak adegan aksi yang dihadirkan namun ketika ada itu bisa sangat berkesan, lihat saja bagaimana koreografi aksinya dibuat dengan sangat baik, baik baku hantam jarak dekat atau menggunakan senjata begitu efektif, begitu mematikan tanpa harus terlihat berlebihan, yah, sedikit banyak mengingatkan saya pada John Wick yang keren itu. The Accountant menjadi lebih menarik dan personal terutama buat penonton Indonesia mengingat Affleck  menggunakan Pencak Silat sebagai gaya bela dirinya di sini

 

The Accountant (2016)
7.6 Movienthusiast's
Summary
Mungkin untuk ukuran sebuah action thriller The Accountant tidak menawarkan momen aksi yang spektakuler, namun pendekatan personal yang dilakukan seorang Gavin O'Connor untuk memperkenalkan jagoan utamanya dengan sangat baik itu adalah sebuah langkah pintar yang tidak dimiliki tontonan sejanis, apalagi Ben Affleck bermain dengan baik menghadirkan sosok akuntan paling mematikan di dunia.
CERITA7.8
PENYUTRADARAAN7.7
AKTING7.3
VISUAL7.5

Comments

Populer Minggu Ini

Facebook

To Top