Cinephile

Sang pebisnis anggur Francis Ford Coppola

Francis Ford Coppola

Ia sudah meniti karirnya di dunia perfilman selama 46 Tahun , Ia Adalah Seorang Legenda, ia juga yang telah menyutradarakan salah satu film mafia terhebat sepanjang masa. karya-karyanya begitu fenomenal & menjadi inspirasi beberapa sutradara ternama di dunia. Coppola Lahir pada 7 April 1939 di kawasan Detroit, Amerika Serikat, coppola muda tumbuh besar di New York, dengan ke kreatifitasnya yang tinggi bawaan dari seorang ayahnya Carmine Coppola yang merupakan pemenang Oscar, seorang composer dan penulis musik di kawasan Broadway.

“Napoleon once said, ‘Use the weapons at hand,’ and this is what a film director has to do everyday”

Ia sudah meniti karirnya di dunia perfilman selama 46 Tahun , Ia adalah seorang legenda, ia juga yang telah menyutradarakan salah satu film mafia terhebat sepanjang masa. karya-karyanya begitu fenomenal & menjadi inspirasi beberapa sutradara ternama di dunia. Francis Ford Coppola Lahir pada 7 April 1939 di kawasan Detroit, Amerika Serikat, coppola muda tumbuh besar di New York, dengan ke kreatifitasnya yang tinggi bawaan dari seorang ayahnya Carmine Coppola yang merupakan pemenang Oscar, seorang composer dan penulis musik di kawasan Broadway. Coppola memulai debutnya di dunia perfilman, dengan memulai pendidikannya di UCLA dan Hofstra University. program filmmaking pun ia jabani, dimulai pada tahun 1963 film produksi pertamanya Dementia13 film horor yang di buatnya selama 10 Hari, dalam pembuatan film ini di bantu oleh sutradara film kelas B Roger Corman, betapa baiknya ia pun mengijinkan Coppola untuk menggunakan set, peralatan dan para kru yang di gunakan untuk film The Young Racers (1963), film keduannya yang berjudul You’re a Big Boy Now (1966) merupakan film pertamanya yang masuk nominasi oscar untuk kategori best actress film itu pula yang mengakhiri tugasnya di UCLA dan mewakili amerika di Festival Film Cannes, di ikuti dengan Rain People (1969), nah pada saat itulah ia mendirikan perusahaan produksinya sendiri yang bernama American Zoetrope, ia memproduseri film THX -1138 dan American Grafittiyang di sutradarai oleh si George Lucas. Coppola bertemu George lucas pada saat George lucas masih kuliah, lagi pula Lucas merupakan orang yang cocok bekerja dengan Coppola. pada tahun 1970 Coppola sukses  dalam meraih Oscar pertamanya  untuk Best Original Screen Play dalam Film Patton (1970)

Uniknya dalam membuat film, sutradara yang juga sedang berbisnis wine (anggur) ini mempunyai 3 kode etik dalam kesuksesannya membuat film, yaitu 1. Buatlah film mu sendiri dengan skenario yang original dan se asli aslinya datang dari pikiranmu, 2. Buatlah Film dengan biayamu sendiri agar kau paham, bagaimana menghabiskan seluruh uangmu untuk mendapatkan film yang kau mau, 3. manfaatkan teknologi yang modern. “If you don’t take a risk then how are you going to make something really beautiful, that hasn’t been seen before?” yah mau bagaimana, sutradara sukses rata – rata pada seperti itu, berani mengambil resiko. ketika ia mengarahkan trilogy Godfather, yang merupakan adaptasi dari novel GODFATHER karya Mario Puzzo, uniknya nihh Coppola sempat menolak untuk menyutradarai Godfather karena takut filmnya bakal membosankan namun karena ketika itu ia terbelit masalah hutang, ia pun menerma tawaran untuk mengerjakan Proyek Godfather. Selain pintar Mencari jajaran Cast dalam filmnya Coppola sendiri juga sangat cerdas menterjemahkan bahasa novel kedalam script, Coppola sepertinya mempunyai insting kuat, dengan apiknya film berdurasi hampir tiga jam ini dengan cerdas dan tertata rapi menceritakan kehidupan keluarga Corleone,  mafia italia di kota new york. untuk film sekelas Godfather di tahun 1972 pastinya sangat keren, lihat saja penceritaan dan pengambilan gambar yang baik, editing yang berkelas, hampir semua aktor dan aktirsnya berakting dengan sempurna, sangat berbeda dengan film-film yang di release pada masa itu, tidak di sangka – sangka, Godfather sendiri meraih 3 Oscar pada tahun 1972 untuk Best Picture Albert S. Ruddy, Best Screenplay Mario Puzo, dan Best Actor in leading role Marlon Brando. Tidak heran kalau menurut sebagian kritikus di dunia Godfather merupakan film terbaik sepanjang masa. tidak sampai di situ 2 tahun berikutnya Godfather Part II (1974) yang kali ini memenangkan 6 Oscar dan di film inilah ayah nya Carmin Coppola meraih Piala Oscar untuk Best Original Score, sebuah pencapaian luar biasa dari seorang Coppola. di tahun yang sama  ia membuat The Conversation, film yang sudah di susun Coppola pada tahun 1966 namun karena keterbatasan dana ia pun menundanya sampai Godfather sukses.

Coppola menghabiskan seluruh uangnya sewaktu menyutradarakan film Apocalypse Now (1979), total bujet yang di perlukan untuk menyelesaikannya mencapai 31 Juta Dollar, yang begitu sukses baik kualitas dan finansial, Shooting di pedalaman hutan tropis filipina berbulan bulan lamanya, George Lucas sebenarnya akan menyutradarai film ini, namun ternyata ia lebih memilih sibuk untuk menangani Star Wars Saganya, nah uniknya lagi Coppola sebenarnya juga sempat mengajak mentornya si Roger Corman untuk terlibat dalam film ini, namun Corman malah menolaknya. film ini menghadapi beberapa kendala diantaranya ketidak betahan dan stresnya para kru ketika berada di hutan, lalu di tambah datangnya topan yang menghantam tempat pengambilan gambar sehingga waktu shooting di tunda sampai 2 bulan, Pemeran Utama Martin Sheen yang secara tiba-tiba mendapat serangan jantung yang hampir saja pemerannya akan di gantikan oleh pihak studio. menurut beberapa kritikus, Apocalypse Now Merupakan titik puncak karya Coppola dimana film ini mengekspresikan visualisasi kegilaan dan eksperimental perang terbaik sepanjang sejarah perfilman. Apocalypse Now memenangkan 2 piala Oscar untuk Best Sound dan Best Cinematography dan  juga memenangkan Palme d’Or di Cannes Film Festival.  Gw sendiri sampai sekarang ini pun kalau menyaksikan Apocalypse Now masih terpana dengan kedasyatan film ini, emang gilaaaa nihh Coppola… bikin luka mengaga di otak ku gak hilang hilang.

Coppola merupakan orang yang baik dalam menjalin hubungan keluarga tak terkecuali kepada calon bintang film ternama seperti Nicholas Kim Coppola aka Nicholas Cage yang tidak lain adalah keponakannya sendiri, saat itu Nic sering di ikutkan casting oleh Coppola. Ya!, benar saja Nicholas Cage merupakan seorang keponakan dari seorang Francis Ford Coppola, karena enggan di bilang mendompleng nama pamannya, ia pun justru lepas dari nama Coppola di ganti dengan Cage. tahun 80am merupakan era dimana Coppola mencoba hal hal baru dari the Heart, The Outsiders, Rumble Fish, The Cotton Club, Peggy Sue Got Married, Gardens of Stone, Tucker: The Man. ia pun bersama George Lucas sempat membantu Akira Kurosawa untuk pembuatan film Kagemusha, (1980) Kurosawa merupakan sutradara Favorit Coppola waktu itu. The Godfather Part III yang akhirnya di tayang di Bioskop pada tahun 1990 mengakhiri kisah Godfather.

Saat ini Sutradara Berjanggut tebal ini sudah menyutradarai 33 lebih judul film, karya nya yang baru baru ini adalah TETRO (2009) film dengan format hitam putih yang kali ini menjauh dari sisi Holywood. menceritakan kemelut keluarga Eropa di Amerika Selatan. Meskipun saat ini sudah berusia lanjut, Coppola tampaknya masih cukup kuat untuk menjadi seorang Filmmaker, apalagi saat ini anaknya Sofia Carmina Coppola yang mewarisi bakat Ayahnya, Film – film Sofia pun juga banyak mendapat pujian dari para kritikus.

Pada Februari 2011 lalu tepat pada acara penganugrahan piala Oscar 2011,  ia secara resmi menerima penghargaan Irving G. Thalberg Memorial dari The Academy of Motion Picture Arts and Sciences, Sebuah bentuk penghargaan kepada Produser film atas konsistensi dalam membuat film – film yang bermutu.

Comments

Populer Minggu Ini

Facebook

To Top