Review

Review – The Berlin File (2013)

Kamu tahu apa yang terjadi di sinema Korea Selatan akhir-akhir ini? Mereka seakan akan sedang ‘pamer’ bahwa mereka bisa membuat sesuatu yang lain, di luar zona nyaman mereka; romcom dan thriller balas dendam berdarah-darah. Dan kamu tahu juga apa selanjutnya? Mereka juga tidak tanggung-tanggung dalam membuat genre-genre baru tersebut, dengan bujet besar, pemain-pemain top dan setting luar negeri. Pangsanya jelas juga bukan lagi sekedar penonton lokal lagiJadi setelah genre heist (The Thieves), disaster (The Tower, Deranged), gangster (The Nameless Gangster), kini mereka mencoba membuat “Bourne” versi mereka sendiri dalam The Berlin File, spy action thriller yang sama ambisiusnya.

The Berlin File diawali dengan kerumitan dan ketegangan ketika transaksi jual beli senjata ilegal di sebuah hotel di Berlin yang melibatkan broker Rusia, teroris timur tengah dan agen mata-mata Korea Utara Pyo Jong-seong (Ha Jung-woo) berakhir kacau dikarenakan campur tangan pihak selatan yang dipimpin intelejen Jung Jin-soo (Han Suk-kyu). Pyo memang berhasil lolo, namun imbas dari kekacauan itu membuat dirinya dan istrinya, Ryeon Jung-hee (Jeon Ji-hyun) yang juga seorang penerjemah untuk kedubes Korut harus membayar mahal kegagalannya itu.

MV5BMTcyMjkxOTYxMl5BMl5BanBnXkFtZTcwMzIyNzk5OA@@._V1._SX640_SY427_

Naskah yang juga ditulis sutradaranya, Ryoo Seung-wa (The Unjust) terlihat berusaha merumitkan dirinya sendiri di setengah jam pertama dengan mencoba menjejelkan banyak konflik berat ke dalamnya, sebut saja perseteruan politik Korsel dan Korut yang menjadi dasarnya, kemudian ada penjualan senjata ilegal, CIA, teroris timur tengah sampai pada akhirnya yang tersisa hanya pengkhiantan dan romansa, tentang bagaimana menjaga orang yang kamu cintai. Ya, narasinya mungkin terasa lemah dan membosankan, beruntung Seung-wa lihai membungkus kekurangannya itu dengan sekuen-sekuen aksinya yang kuat. Setiap pertarungannya baik tangan kosong maupun bersenjata digarap dengan koreografi yang keren bersama scoring apik, terutama di penghujung ceritanya. Lalu editingnya juga banyak membantu The Berlin File terlihat berkelas. Sementara para pemain-pemain utamanya juga tampil bagus dalam membawakan peran mereka, terutama Ryu Seung-beom dan Ha Jung-woo, sedangkan si cantik Jeon Ji-hyun kebagian salah peran yang kurang bisa memaksimalkan kualitas aktingnya. Yang disayangkan lagi Seung-wa tidak mengekplorasi terlalu dalam latar belakang karakter-karakternnya, membuat penonton kesulitan untuk dapat bersimpati.

Menderita cukup hebat pada pembukannya dengan segala konflik, motivasi dan sub plot yang cukup membuat penontonnya bertanya-tanya. The Berlin File mulai sedikit membaik ketika Seung-wa kemudian mengurangi segala kerumitannya di pertengahan film, menjadikannya jauh lebih sederhana bersama melodrama dan suspense khas Korea Selatan yang dibungkus dengan adegan-adegan aksi cepat dan berkelas. Mungkin susah untuk menyebutnya sebagai Bourne-nya Korea Selatan, tetapi setidaknya Seung-wa sudah mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda meskipun, yah, tidak sesuai ekspektasi.

httpv://www.youtube.com/watch?v=-EiasMU8Co0

Comments

Populer Minggu Ini

Facebook

To Top