News

Perbaiki Sejumlah Masalah di ‘Rogue One’, Tony Gilroy Digaji Mahal

Mungkin bukan rahasia lagi bahwa proses produksi Rogue One: A Star Wars Story diwarnai masalah, hingga spin-off perdana Star Wars ini harus menjalani syuting ulang. Bahkan rumornya, 40% bagian film arahan Gareth Edwards ini harus dibenahi. Masalah serius ini terungkap menyusul Disney dikabarkan tak puas dengan suntingan pertama (first cut) Rogue One.

Tak mau tinggal diam di tengah momen kritis ini, Disney merekrut seorang sineas berpengalaman Tony Gilroy dengan harapan Rogue One bisa menjadi lebih baik lagi di tangannya. FYI, Tony sendiri dikenal sebagai penulis trilogy Bourne dan pernah menyutradarai film action lewat Bourne Legacy.

Kontribusi Tony di Rogue One mulanya diduga bersifat minor. Namun menurut kabar terbaru dari THR, apa yang dilakukan Tony rupanya sangat krusial. Selain menyutradarai proses syuting ulang Rogue One, Tony juga memperbaiki juga sejumlah masalah termasuk ending film. Lebih dari itu, setelah beberapa bulan ikut andil, peran Tony menjadi semakin penting karena ia juga mendampingi Gareth Edwards dalam proses pasca-produksi Rogue One.

Awalnya, Tony akan menerima $200.000 per pekan atas keterlibatannya, yang mana itu adalah gaji standar. Namun setelah kontribusinya dinilai berpengaruh signifikan, gaji yang diterima Tony kini dinaikkan Disney menjadi $5 juta.

Rogue One dibintangi Felicity Jones, Diego Luna, Forest Whitaker, Riz Ahmed, Ben Mendelsohn, Jiang Wen, Donnie Yen, Alan Tudyk dan Mads Mikkelsen. Film ini berkisah perjuangan pasukan Rebel dalam melaksanakan misi berbahaya mencuri rancangan senjata pemusnah Deathstar milik Empire.

Rencananya Rogue One: A Star Wars Story akan dirilis 16 Desember 2016.

Comments

Populer Minggu Ini

Facebook

To Top