Review – Sunny (2011)

Ha Chun-Hwa: ” If you ignore us because your life is too good, we’ll go and punish you. If You hide because your life sucks, we’ll go and make it better. I don’t know who will die first among us, but until that day, no, even beyond that day…we Sunny, will never break up “

Apa yang membuat Sunny begitu istimewa sampai-sampai menjadikan dirinya begitu laris di Korea Selatan sana 2011 lalu? Jawabannya sesederhana premis tentang persahabatannya yang digarap begitu manis dan begitu dekat dengan kita. Ya, Sunny sedikit berbeda dari teen flick Asia populer lainnya, jika kebanyakan dari mereka terlalu banyak bermain di area romansa, ia lebih jujur, seperti versi realistis dari Now and Then, murni berbicara soal persahabatan sejati, reuni, kenangan-kenangan masa remaja dan juga kondisi masa depan yang tidak pasti dari 7 orang sahabat yang tergabung dalam geng “Sunny” dengan segala suka dukanya. Read more »

Review – Red Tails (2011)

Joe ‘Lightning’ Little: ” From the last plane, to the last bullet, to the last minute, to the last man, we fight! “

Red Tails itu adalah julukan yang diberikan kepada skuadron pesawat tempur Tuskegee, skuadron angkatan udara Amerika Serikat pertama yang diisi oleh para pilot-pilot kulit hitam yang ironisnya sampai akhir masa tugasnya, mereka tidak pernah dilibatkan dalam pertempuran langsung di era perang dunia ke dua 1944 lalu. Ya,  ini seperti kebanyakan film tentang perjuangan hak kaum minoritas (baca: Kulit Hitam) dalam memperoleh kesetaraan yang lagi-lagi diangkat dari kisah nyata hanya di film garapan Anthony Hemingway ini mereka tidak melakukannya dengan bola football,  basket atau berseragam pembantu rumah tangga melainkan dengan Curtiss P-40 Warhawk dan North American P-51 Mustang lengkap dengan segala aksi heroik para pilotnya, ya, ini seperti Top Guns kw 2 bertemu  Remember the Titans kw 2. Read more »

Review – The Ninth Gate (1999)

Boris Balkan: ” There’s nothing is more reliable than a man whose loyalty can be bought for hard cash ”

Mungkin bukan yang terbaik dari seorang Roman Polanski, tapi buat saya, The Ninth Gate tetap adalah suguhan thirller misteri mistis menarik yang sedikit banyak mengingatkan saya pada apa yang sudah dilakukan Polanski dengan Rosemary Baby miliknya yang luar biasa itu. Kisahnya diadaptasi Polanski dari novel The Club Dumas milik Arturo Pérez-Reverte, mengisahkan Dean Corso (Johnny Depp), kurator buku antik yang ditugaskan oleh seorang kolektor buku kaya raya, Boris Balkan (Frank Langella) untuk mengidentifikasi keaslian buku kuno, The Nine Gates of the Kingdom of Shadows miliknya. Menurut Balkan hanya ada satu dari tiga The Nine Gates of the Kingdom of Shadows di dunia  yang asli, buku yang konon ditulis sendiri oleh Lucifer, ya, si Iblis, Lucifer.

Read more »

Review – Eva (2011)

Alex Garel: “What do you see when you close your eyes?”

Alex Garel (Daniel Brühl) adalah seorang robot programmer yang terkenal dan cerita film ini dimulai ketika dia kembali ke Santa Irene, kampung halamannya setelah 10 tahun ‘menghilang’. Film ini memiliki setup tahun 2041, di mana robot sudah menjadi bagian dari hidup manusia sehari-hari. Tujuan Alex adalah bekerja kembali dengan universitas tempat dia sekolah dan bekerja sebelum dia keluar dari kota kelahirannya tersebut, untuk mengembangkan robot model terbaru. Read more »

Review – This Means War (2012)

Trish: ” Don’t choose the better man, choose the man who makes you a better woman “

Cinta segitiga itu memang sulit, apalagi kalau sang wanita ternyata di cintai oleh dua agen rahasia yang sama-sama tangguh dan tampan. Ya, kedua pria itu adalah FDR Foster (Chris Pine) dan  Tuck Henson (Tom Hardy), dua agen CIA  yang tanpa sengaja naksir pada wanita yang sama, Lauren Scott (Reese Witherspoon). Tentu saja apa yang terjadi kemudian adalah ‘perang’ untuk memenangkan hati Lauren, pertanyaannya tentu saja siapa yang kemudian akan memenangkan ‘perang’ ini?

Read more »