Review

Your Name / Kimi no Na wa (2016)

Menonton karya-karya Makoto Shinkai dengan studio Comix Wave-nya, berarti kamu harus bersiap berhadapan dengan tiga hal penting, pertama, anime dua dimensi dengan kualitas teknis jempolan yang meliputi pemilihan warna serta artistik luar biasa, kedua, narasi yang akan membuatmu baper habis dan ketiga, pemilihan soundtrack yang bagus. Faktanya memang tidak semua karya sineas yang sempat dijuluki The New Miyazaki ini berakhir dengan kepuasan yang sama, tetapi setelah apa yang dilakukannya dalam 5 Centimeters Per Second dan The Garden of Words yang sudah memporak porandakan hati dengan kegalauan luar biasa, jadi tentu saja selalu ada harapan besar di setiap animasi terbarunya, tidak terkecuali dengan Your Name yang percaya atau tidak, menjadi salah satu film terlaris di Jepang sana untuk tahun ini.

Your Name mengehembuskan aroma romansa-fantasi yang kental. Cerita tentang dua anak manusia yang terpisah jarak ratusan kilomenter namun disatukan dalam sebuah keajaiban dan fenomena komet langka. Mitsuha adalah siswi SMU dari desa kecil Itomori dan Taki dari Tokyo yang suatu hari terbangun dari tidurnya dengan tubuh tertukar. Mitshua menjadi Taki dan sebaliknya. Dari sini premis body swap-nya terasa familiar, seperti yang pernah kamu jumpai dalam film-film macam Freaky Friday, Hot Chick, It’s a Boy Girl Thing  sampai Secret Garden-nya Korea Selatan, tetapi dalam perjalanannya, Your Name punya twist melibatkan elemen ruang dan waktu yang kemudian membuat segalanya berubah tak terduga.

Meteor, dua karakternya yang saling curhat serta opening credit bersama balutan soundtrack enerjik Kimi no Na wa dari RADWIMPS yang juga menjadi judulnya, Your Name memulainya dengan sedikit acak, butuh beberapa waktu untuk kemudian bisa benar-benar menyatu. Shinkai mengajak kita berkenalan dengan Mitsuha dari distrik Itomori yang bermimpi untuk bisa pidah ke Tokyo karena bosan dengan rutinitas yang begitu-begitu saja. Dibuka dengan adegan Mitsuha yang tampak kebingungan dengan kondisi fisiknya, penonton kemudian di bawa berjalan-jalan di Itomori yang cantik lengkap dengan danau besar hasil benturan meteor di masa lalu. Dari sini perlahan Shinkai menguatkan karakter Mitsuha, melihat kehidupannya bersama adik dan neneknya sebelum nanti segmen Taki membuat premisnya menjadi lebih kuat.

Tentu saja selanjutnya menjadi lebih jelas dan lebih menarik. Melihat bagaimana kekacauan penuh keajaiban dan humor-humor kocak yang terjadi ketika Mitsuha dan Taki bertukar tubuh dan meninggalkan pesan buat masing-masing. Sebuah korespondensi aneh pun terjadi, membentuk relasi dan romansa tak biasa yang mampu menjadi daya tarik kuat Your Name. Dan ketika kita kemudian seperti sudah merasa nyaman dengan ceritanya, Shinkai kemudian memberikan twist hebat di pertengahan durasi yang membuat segalanya berbeda. Mulai di titik ini pergolakan emosi dimulai. Tone cerianya perlahan lenyap digantikan dengan nuansa lebih serius, kelam dan depresif namun sisi romantis dan magical-nya menjadi semakin menguat. Perjalanan Taki mencari jawaban tentang apa yang sebenarnya terjadi memberikan hentakan besar. Sebuah cerita cinta tentang keajaiban ruang dan waktu pun dimulai, ada rasa harap-harap cemas tentang apa yang terjadi selanjutnya yang kemudian ditutup dengan klimaks sentimentil dan ending kuat yang mengingatkan saya pada sensasi yang ada pada 5 Centimeters Per Second. Sensasi yang dijamin akan membuatmu menjadi baper maksimal.

Your Name / Kimi no Na wa (2016)
8.1 Reviewer
Summary
Satu lagi mahakarya Makoto Shinkai setelah 5 Centimeters Per Second dan The Garden of Words. Your Name memberikan tontonan animasi romantis-fantasi yang tidak hanya cantik namun juga kuat di narasi yang bahkan sanggup mengoyak hatimu yang lemah.
Cerita7.8
Penyutradaraan8
Visual8.5
Alih Suara8

Comments

Populer Minggu Ini

Facebook

To Top