Marvel

‘Logan’ akan Lebih Menitikberatkan Drama Ketimbang Action

Logan sepertinya akan tampil beda dibanding mayoritas film superhero yang terkenal banyak memuat action. Sebagai film yang menjadi petualangan terakhir Wolverine, Logan rupanya lebih memilih membenamkan dirinya ke dalam drama. Ini artinya, kita mungkin akan disuguhi banyak interaksi antar karakter di sepanjang film, dan action seperlunya untuk sekedar memecah “keheningan”.

“Kami ingin membuat film benar-benar drama. Jika anda memangkas bagian action, yang anda miliki adalah drama powerful tentang karakter-karakter menarik,”jelas James Mangold selaku sutradara Logan.

Meskipun dirinya tak yakin apakah penekanan drama pada akhirnya akan menjadikan Logan film superhero yang beda, Mangold punya alasan tersendiri mengenai pemilihan konsep ini. “Goal kami adalah membuat film yang memikat penontonnya melalui perasaan. (Dengan demikian Logan akan) sangat terasa manusiawi atau intim,”pungkasnya.

Logan sendiri bercerita kehidupan Wolverine (Hugh Jackman) yang telah menua, dengan kemampuan regenerasinya yang kian terkikis. Kemudian pada suatu hari, Professor X memperkenalkan Wolverine dengan Laura Kinney/X-23, yang mana keduanya memiliki banyak kesamaan. Seiring berjalannya waktu, hubungan Wolverine dan X-23 pun semakin erat, sampai akhirnya nyawa mereka terancam ketika menjadi buronan agensi pemerintah.

Logan rencananya akan dirilis 3 Maret 2017.

Comments

Populer Minggu Ini

Facebook

To Top