Review – The Collection (2012)

Jika anda kebetulan tahu The Collector, maka sebenarnya tidak perlu menjadi jenius untuk menebak bahwa The Collection adalah lanjutan dari horor-thriller kecil milik Marcus Dunstan yang sebelumnya pernah direncanakan sebagai prekuel dari franchise Saw yang fenomenal itu, lihat saja pemilihan judul dan poster utamanya yang terkesan ‘malas’ itu. Ya, meskipun bukan horor yang bagus saya pribadi suka The Collector, buat saya itu adalah tontonan yang mengasyikan, seperti versi gore dari Home Alone dan Saw di mana sebuah rumah diisi oleh banyak jebakan-jebakan maut nan mematikan yang dipasang oleh psikopat bertopeng hitam yang kita sebut saja dengan The Collector.

Di sekuelnya ini Dunstan langsung melanjutkan kisahnya dari ending seri pertamanya dengan skala lebih besar dari sekedar sebuah mansion pinggir kota. Aktor utamanya masih sama, Arkin (Josh Stewart), mantan narapidana yang seperti kita ketahui nasibnya di akhir The Collector ‘beruntung’ bisa menjadi salah satu koleksi sang kolektor. Tetapi ketika sang kolektor sedang sibuk-sibuknya melakukan pembantaian masal di sebuah diskotik bawah tanah yang kemudian berujung dengan penyekapan Elena Peters (Emma Fitzpatrick), Arkin berhasil meloloskan diri dari. Maka dari sini petualangan mengerikan itu dimulai. Bersama tim penyelamat yang dibentuk ayah Elena, Arkin diminta bantuannya untuk menemukan sarang si kolektor dan membantu menyelamatkan putri pengusaha kaya tersebut, tetapi tentu saja itu bukan tugas yang mudah, sama sekali tidak mudah.

Film pertamanya begitu menarik karena kita dihadirkan oleh sebuah home invasion thriller yang karkater utamanya berada di tempat dan waktu yang salah. Setting mansion tua itu benar-benar pas menjadi ladang dari aksi si kolektor yang menebar jebakan-jebakan mautnya. Ya, meskipun masih dihiasi dengan banyak lubang di ceritanya yang tipis namun Dunstan sudan melaukan pekerjaan bagus dalam usahanya menghadirkan parade jebakan maut ala Saw tanpa berusaha meniru franchise itu yang lalu dikombinasikan dengan teror ruang sempit dan torture porn yang dibalut dengan penyajian kelam dan menengangkan. Sayangnya hal-hal seperti itu tidak kita temukan lagi dalam The Collection.

Memang skalanya dinaikan menjadi lebih besar, dalam artian ada pabrik terbengkalai, tempat si kolekter bersemayam sebagai setnya, dan tentu saja masih ada jebakan-jebakan maut penuai nyawa yang muktakhir (lihat adegan pembantaian di diskotik itu) dan jujur, lebih banyak darah dan tubuh tercabik, tetapi kamu tidak akan menemukan lagi kadar suspense yang terjaga baik seperti pada film pertamanya. Yang terjadi di The Collection adalah ia nampak terlalu berupaya seperti Saw namun gagal. Ia kemudian juga menjadi terlalu ‘action’, membuang banyak ketegangan dan ‘keintiman’ personalnya, termasuk terlalu berfokus pada jebakan-jebakan dan gore-nya ketimbang unsur survivor yang dihadirkan karakternya, dan itu bisa menjadi sangat menghibur namun jelas ia juga sudah kehilangan banyak elemen horornya yang membuat tensinya jauh menurun ketimbang pendahulunya.

Tidak seintens The Collector yang sempit, tetapi ini bukan sekuel yang buruk mengingat banyak hal yang coba ditingkatan Dunstan di sini, dari setting, karakter dan bumbu gore yang semakin banyak. Sayang naskahnya tidak mengalami perkembangan berarti, ketegangan berkurang drastis karena Dunstan lebih banyak bermain pada area aksi ketimbang membangun pondasi horornya dengan kuat. Dan dari ending-nya sepertinya ini akan menjadi franchise horor baru.

Rating: ★★★★★★½☆☆☆ 

The Collection Trailer 2012 Movie – Official [HD]

About Hafilova

Movie reviewer, horror & thirller mania, Man Utd's fan and a -still trying to be good-husband for my @fr4n53sCk4 & father from two great kids in the world.

7 comments

  1. Aku udah nonton film ini kemaren, dan menurutku lumayan seru, khususnya bagi pecinta film thriller d gore.
    Tapi yg masih menjadi misteri bagiku adalah siapa sosok sipembunuh itu? aku penasaran skl dngan wajahnya atau apakah dia merupakan salah satu tokoh yg pernah dperkenalkn pada awal scene sperti teknik2 misteri/twist pada film2 thriller kebayakan??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top
shared on wplocker.com