
Billy Beane: ” How can you not get romantic about baseball? “
Seberapa tahu anda tentang baseball? Saya tahu sedikit, yah, setidaknya saya tahu aturan mainnya dan betapa ia begitu digemari di Amerika Serikat sana selain football dan basket, tapi dalam Moneyball baseball itu buka hanya sekedar olahraga yang menampilkan sekelompok orang berpantat besar dengan seragam ketatnya yang kemudian memukul, meludah, berlari, menangkap dan mencetak home run saja, ia jelas lebih dari itu dan mantan pemain baseball yang juga manejer umum Oakland Athletics Billy Beane (Brad Pitt) tahu bahwa hal-hal mendasar di atas tersebut tidak cukup untuk membawa timnya menjadi juara di musim 2001 lalu. Kalah itu menyakitkan, tentu saja saya tak menyalahkan jika kemudian Billy menjadi kesal bukan main, Ia sangat membutuhkan suntikan pemain-pemain baru untuk menggantikan tiga pemain bintangnya yang di ‘curi’ oleh klub lain, tapi dengan dana yang terbatas Billy jelas tidak punya banyak pilihan. Jadi langkah yang dilakukan Billy pertama kali adalah merekrut Peter Brand (Jonah Hill) sebagai asistennya setelah sebelumnya pemuda tambun lulusan Yale itu sukses mempesonanya dengan ide-ide ‘gila’ tentang bagaimana mengukur nilai seorang pemain hanya melalui angka-angka statistik. Dan apa yang terjadi di musim 2002 kemudian adalah sebuah tim Oakland A‘s baru yang diisi oleh pemain-pemain buangan yang nantinya akan mengubah cara pandang orang terhadap baseball.
Ah, baseball, olahraga mirip kasti ini memang bukan jenis olahraga favorit untuk dibuat dalam media film, yah, kombinasi itu tidak terlalu menarik buat penonton non Amerika Serikat atau Jepang, tapi ini Hollywood bung! Kalau mereka mau mereka bisa saja membuat catur menjadi sangat menarik untuk ditonton, dan Moneyball adalah salah satu film tentang baseball terbaik yang pernah dibuat sejak… entahlah, A League of Their Own mungkin. Pakemnya masih sama, from zero to hero, tapi untuk satu ini sedikit berbeda, Moneyball akan terasa lebih ‘cerewet’ ketimbang sport movie lain dan ia juga lebih banyak berkutat di ruang rapat, ruang loker dan kantor sempit ketimbang menghadirkan adegan-adegan dramatis di lapangannya dalam porsi berlebih, tapi juga jangan salah, bukan berarti film ke lima dari sutradara Capote, Bennett Miller ini akan menjadi membosankan, sebaliknya ini adalah tontonan film olahraga pintar dan emosional.


Ya, siapa yang menyangka bahwa Moneyball diam-diam akan mampu memikat anda melalui narasinya yang kuat sekalipun anda bukan penggemar baseball, atau tidak pernah mengerti tetang segala tetek bengek di dalamnya, dan untuk itu anda harus berterima kasih pada duo penulis naskah kaliber Oscarnya, Steven Zaillian dan Aaron Sorkin yang dengan brilian mengaptasi setiap lebar halaman novel milik Michael Lewis itu menjadi biopik olahraga ‘based on true story’ yang hebat! Betul, Moneyball memang film yang banyak banyak bicara, karena memang disitulah kekuatannya. Anda akan disugguhkan banyak perdebatan menarik tentang transfer pemain, angka-angka statistik, analisa, presentase, pilihan-pilihan berani dan kontroversial sampai kompetisi yang super ketat dan hebatnya lagi tetap membuat anda duduk manis karena Zaillian dan Sorkin sudah sedemikian rupa membungkusnya dengan dialog-dialog padat, cerdas namun tidak sampai meyesatkan anda, bahkan banyak kutipan-kutipan bagus disini yang mungkin bisa menginspirasi anda. Nah, untuk efek lebih besar tentu saja ada Miller yang kemudian menerjemahkan setiap momen menarik dari naskah Zaillian-Sorkin dengan pedekatan yang sederhana namun sangat berimbang antara interaksi setiap karakternya dengan adegan-adegan lapangannya yang banyak menggunakan footage asli itu, membuat aroma kompetisi terasa begitu nyata sekaligus mendebarkan tanpa terasa overdramatis, apalagi lantunan musik latar Mychael Danna begitu pas mengiringi setiap momen di dalamnya.
Tapi Moneyball tidak melulu tetang baseball secara umum, ada karakter hebat di sini dalam diri Billy Beane, sang GM karismatik Oakland A‘s yang dibawakan fantastis oleh seorang Brad Pitt. Pitt boleh saja mengaku tidak pernah bermain baseball dalam wawancaranya, dan itu membuat performanya terasa lebih spesial. Ya, melalui Moneyball kita bisa melihat jelas bahwa karakter suami Angelina Jolie itu tampak begitu fasih dan berdedikasi soal baseball serta seluk beluknya termasuk bagaimana karakternya kerasnya yang terbentuk akibat masa lalu yang kelam mulai perlahan-lahan melunak di penghujung film. Interaksinya dengan karakter lain juga terjalin begitu bagus, sebut saja dengan putrinya, pelatih Oakland A‘s yang juga dimainkan dengan sangat baik oleh Philip Seymour Hoffman serta chemistry kuat antara Billy dan asistennya Peter.
Sudah lama tidak melihat film tentang baseball yang bagus, dan Moneyball menjawab kekosongan itu dengan menghadirkan sebuah biopik hebat dengan perpaduan naskah adaptasi cerdas dari kisah nyata inspirasional tentang manusia-manusia yang ingin keluar dari pakem konvesional dan merubah cara pandang terhadap baseball itu sendiri dengan cara-cara mereka yang tidak biasa. Tidak perlu menjadi fans baseball untuk dapat menikmatinya, biarkan Zaillian-Sorkin dan Bennett Miller mengajari anda, yah, siapa tahu saja anda bisa mulai menyukainya dari sini.
Rating: 















keren nih film, Billy Beane adalah jose maurinho nya duna baseball hehe
ah, setuju….setuju..