
Mockumentari horor itu bak dua sisi mata uang yang berbeda, di satu sisi ia banyak digemari karena kemampuannya menghadirkan teror kengerian yang realistis dengan segala atribut’ kisah nyata’ atau ‘found footage’ yang walaupun pada kanyataanya sering diketahui hanyalah fiksi belaka, namun di sisi lain juga tidak sedikit yang mencibirnya dikarenakan kebanyakan horror jenis ini dinilai memiliki penyajian membosankan, terlalu lama mencapai klimaks, minim penampakan dengan visual yang tidak jarang membuat penontonnya mual karena dishoot secara subjektif, langsung dari handycam yang terkadang tidak fokus dan bergoyang-goyang.
Dan ‘meledaknya’ The Blair Witch Project 1999 lalu secara tidak langsung sudah sub genre mockumentary secara perlahan namun pasti mulai menjadi tren baru dalam dunia perhororan dunia di era modern. Horor dengan gaya penyajian ala dokumenter ini sudah meyebar bak kanker, menginfeksi para sineas dunia untuk kemudian berlomba-lomba membuat versi mereka masing-masing, terlebih lagi semenjak Oran Peli berhasil mencapai kesukesan luar biasa dengan franchise Paranormal Activity-nya. Tidak semua memang mamput ampil bagus, dan dalam feature artikel kali ini kami akan merangkum 10 mockumentari horor yang mampu tampil meyakinkan.
10. The Last Exoricsm | USA | 2010
Memang bukan favorit banyak orang, tapi buat saya duo Huck Botko & Andrew Gurland sudah mengerjakan tugasnya dengan baik dalam membuat sebuah mocku horor yang baik terlebih lagi ia juga berani tampil sedikit berbeda dengan membawa tema exorcism alias pengusiran setan yang tidak pernah dihadirkan dalam sub genre ini sebelumnya tidak ketinggalan sebuah ending yang keren.
—————————————————————————————————————————-
9. Keramat | Indonesia | 2009
Ini bukan soal nasionalisme atau sok ingin memasukan karya negeri sendiri dalam list ini, tapi memang mocku horor karya Monty Tiwa ini bagus, bahkan ia lebih bagus dari pada buatan tetangga kita seperti Haunted Changi dari Singapura, Seru dari Malaysia dan Ragini MMS dari India. Terlepas dari pesan moralnya yang sedikit ‘aneh’, Keramat mampu tampil solid di segala sisi, termasuk didalamnya pemilihan cast dan dukungan akting hebat, atmosfer creepy yang dibangun baik, tidak sampai terjebak mengobral terlalu banyak penampakan murahan. Ya, inilah salah satu horor terbaik yang dipunyai Indonesia.
———————————————————————————————————————
8. Lake Mungo | Australia | 2009
Sejauh ini merupakan mocku horor yang terbaik dari negeri kanguru, yang terbaik juga dari deretan film-film Afterdark Horror yang pernah ada, Lake Mungo tampil meyakinkan sebagai sebuah fake dokumenter horror, lengkap dengan segala sesi wawancara dari para keluarga korban, rekaman-rekaman menakutkan dan ending yang tidak disangka-sangka.
———————————————————————————————————
7. Paranormal Activity 2 | USA | 2010
Lanjutan dari mocku horor paling laris sejagat raya ini masih setia menghadirkan teror dan atmosfer mengerikan yang sama, termasuk tetap menghadirkan benang merah dan mahkluk tak kasat mata dari seri pertamanya dengan jumlah kamera dan karakternya bertambah 3x lebih banyak plus ending yang sama-sama meyesakan.
———————————————————————————————————————-
6. Cloverfield | USA | 2008
‘Diam itu emas’, J.J Abrams tampaknya tahu benar bagaimana menyimpan rapat-rapat proyek ambisus super rahasianya satu ini, termasuk mempromosikannya dengan viral marketing yang hebat, membuat penonton antusias menunggu kehadirannya, dan ketika waktunya tiba, Abrams kemudian melepasnya, hasilnya? tidak ada yang pernah menyangka bahwa Cloverfield akan hadir dalam bentuk sebuah mocku alien invasion sci-fi yang seru dan menegangkan yang sekaligus mungkin membuat anda mual ketika menontonnya di layar bioskop.
————————————————————————————————————-
5. The Troll Hunter | Norwegia | 2010
Jika kebanyakan horor mocku berkutat dengan segala macam mahkluk halus atau mayat hidup, namun tidak bagi produksi negeri skandinavia satu ini. Troll Hunter tampil solid, ralistis dan meyakinkan sebagai sebuah horor dokumenter dari segi teknis, dan yang paling hebat ia akan membawa kita ke dalam sebuah sensasi mocku horor yang belum pernah anda rasakan sebelumnya, sebuah petualangan berburu Troll, mahkluk fantasi raksasa jelek yang selama ini hanya sering kita lihat dalam buku-buku dogeng atau film-film fantasi.
——————————————————————————————————————
4. Paranormal Activity | USA | 2009
Sulit untuk tidak membawa judul satu ini ke dalam jajaran 5 besar terbaik. Sama seperti saya, Oran Peli mungkin tidak penah menyangka bahwa film ‘kecil’ nya satu ini bisa tampil sefenomenal ini. Ya, ini adalah salah satu contoh sebuah sajian horor yang efektif menggangu mental penontonnya. Sedikit lambat di awal dan tidak banyak menghadirkan penampakan, tapi ia sukses membangun tensinya dengan baik, membiarkan imajinasi liar kita membanyangkan setiap suara, benda yang bergerak sendiri sampai kelebatan bayangan dan jejak kaki mengerikan hingga beberapa pilihan ending yang kesemuanya shocking!
———————————————————————————————————————-
3. The Blair Witch Project | USA | 1999
Jauh sebelum Paranormal Activity mencapai kedigdayaannya seperti sekarang ini, The Blair Witch Project sudah terlebih dahulu memulainya. Ya, ia bisa jadi adalah salah satu horor terlaris sepanjang sejarah, dan genre mockumentari horor pun sepertinya wajib berterima kasih kepada film yang hanya berbudget kurang dari 750.000 Dollar ini karena berjasa menjadi pioner kebangkitan sub genre mocku horor bertema found footage. Filmnya sendiri sama sekali Tidak menghadirkan penampakan mahkluk halus secara visual, tapi bukan berarti ia tidak bertaji memberikan sensasi kengerian. Suasana suram hutan Burkittsville yang menyesatkan, suara-suara misterius memecah keheningan malam sampai klimaksnya yang meninggalkan pertanyaan di benak penontonnya telah sukses menghadirkan paket teror sepanjang 86 menit.
——————————————————————————————————————–
2. Noroi (The Curse) | Japan | 2003
Jepang boleh dibilang adalah rajanya Asia dalam menghasilkan horor-horor berkualitas yang tidak hanya sanggup membuat penontonnya bergidik, namun disaat bersamaan diisi dengan kandungan cerita yang kompleks dan berbobot termasuk diantaranya adalah Noroi. Menggunakan gaya dokumenter yang terlihat sangat realistis, membawa kita bersama ahli paranormal Masafumi Kobayashi meyelidiki ritual kuno penuh kutukan. Dan seperti kebanyakan J-horror lainnya, ia pun bergerak lamban di awal, membangun tensi dan aura creepy nya dengan baik sebelum pada akhirnya menghentak kita dengan sebuah penutup yang mengerikan.
————————————————————————————————————
1. [REC] | Spanyol | 2007
Ah, akhirnya kita sampai juga ke pemungkas dalam daftar 10 horor mockumentari terbaik versi Movienthusiast. Horor produksi Spanyol ini memang adalah sebuah rollercoaster teror yang bergerak tanpa banyak basa-basi sepanjang 78 menit. Segera setelah sekelompok tim pemadam kebakaran bersama reporter Ángela Vidal dan Pablo si kameramen menerima panggilan telepon darurat dari sebuah apartemen. Dari situ [REC] seakan-akan tidak pernah berhenti menghadirkan rentetan ketengangan, kengerian dan kejutan pemacu adrenalin di setiap pojokan gedung apartemen yang gelap itu. Fantastis!
Movienthusiast Blogging and Discuss About Movies











Setuju2 aja ahhh
Saya pribadi lebih suka Keramat daripada 2 film Paranormal Activity yang agak negbosenin
indonesia lebih bagus bikin horor begini, tahun 2005 lalu indonesia pernah di gemparkan dengan viral video bondowso, hasilnya lebih serem dari pada keramat !
baru nonton 7, yang 3 lagi menyusul deh :malu:
yang 3 apa nih kang?
Noroi, Blair & Troll … kayanya malem2 gini cocok buat nonton Noroi nih
Kalo tema hantu lebih setuju “Lake Mungo” jadi urutan pertama. kaget gila saat liat rekaman ulang di hape. Kalo temanya sci-fi pastinya “Clover Field”. tapi balik lagi ke selera masing
sama seperti dulu…lake mungo mmg luar binasa!!
apalagi saat credit title yg liatin “keadaan sebenarnya” itu seperti apa. Memang alurnya tenang dan lambat…cukup besar pengaruh psikologisnya sepeti melihat kejadian nyata.
Well, Paranormal Activity 1 berhasil membuat saya nggak berani tidur sendiri selama 2 minggu. Dan yap, Paranormal Activity kedua agak membosankan. Hiks. Last Exorcism juga bagus. Untuk yg tidak suka horor seperti saya, karena menurut saya cerita horor suka nggak make sense
, bisalah nonton ini dan enjoy.
Sisanya, nggak berani nonton deh. Buahahaha.
gak make sense tapi buat penasaran, itu yang buat saya suka ama horor.
[REC]sukses bikin saya ngelonjak ketakutan.
Nonton sendirian tengah malam, trus stel speaker lumayan kenceng, hasilnya pas adegan si Pablo ngecek loteng apartemen waktu lampu udah mati. Tiba-tiba di layar muncul sosok anak kecil berdarah-darah. Sumfahh itu bener-bener bikin jantung berdetak 120 km/jam.