Review – Step Up 3D (2010)

Moose: ” People dance because dance can change things. One move, can bring people together. One move, can make you believe like there’s something more. One move, can set a whole generation free “

Step Up, harus diakui franchise dance movie satu ini memang memiliki pesonanya sendiri, terlepas dari banyaknya kekurangan sana sini khususnya dalam segi plot dan aktingnya, namun tetap saja hingga instalmen ketiganya ini Step Up bersama segelintir film lain bergenre sama tetap konsisten menyeruak di tengah kerumunan film-film major Hollywood berbuget besar dan menariknya walaupun tidak sampai meraup untung besar, genre minor seperti ini selalu memiliki basis penggemarnya tersendiri yang terhibur melihat bagaimana karakter-karakter tampan dan cantik didalamnya melakukan gerakan-gerakan tarian keren didalamnya, walaupun harus diakui tidak sedikit juga penonton yang mencibir kehadirannya.

Sepertinya terlalu naif rasanya jika kita berharap terlalu banyak jika mengharapkan plot yang padat dan akting kuat, toh seperti yang juga dialami dua predesornya, seri ketiganya ini juga tidak menghadirkan sesuatu yang baru pada kisahnya, super klise dengan sedikit bumbu romansa yang terjadi pada dua karakter utamanya, Luke Katcher (Rick Malambri) dan Natalie (Sharni Vinson) sepertinya sudah lebih dari cukup bagi Jon Chu, selaku sutradara sekaligus koreografer yang juga pernah menggarap seri keduanya, Step Up 2: The Streets bersama jajaran penulis naskahnya untuk memberikan sedikit landasan bagi plot Step Up 3, karena jujur saja bukan plot atau akting hebat yang menjadi ‘jualan’ disini namun bagaimana sebisa mungkin menyajikan gerakan-gerakan tarian modern sedahysat dan sekeren mungkin itulah yang menjadi senjata utama Step Up 3D ini, dan hasilnya memang terbukti sangat ampuh menjadi sebuah hiburan luar biasa bagi para penontonya.

Berbagai dance movement luar biasa, breakdance, parkour, flashdance, robotic movement dengan iringan soundtrack RnB berdentum-dentum berhasil di ekploitasi habis-habisan oleh Jon Chu, belum lagi kualitas visualnya dalam teknik 3D ternyata bekerja dengan sangat baik, menyajikan sebuah pengalaman menonton dance movie yang jelas berbeda, membuat penontonnya seakan-akan tersihir melihat adegan demi adegan spektakuler tersebut dan melupakan bagiamana buruknya kualitas akting dan ceritanya, apalagi intensitas gerakan-gerakan tarian yang disajikan juga meningkat setiap menitnya, hingga mencapai klimaksnya pada sebuah final sekuens yang dahsyat. Ya, jujur saja saya baru bisa benar-benar ‘terbagun’ dan begitu terpukau melihat bagaimana hebatnya pertunjukan pucak dari Step Up 3D ini di sajikan. Sebuah kombinasi gerakan tarian dari sekelompok dancer profesional dengan tingkat kreatifatas, koreografi dan tidak ketinggalan kostum lampunya yang jempolan menjadi hiburan puncak yang mengesankan. 10 menit akhir yang spektakuler tersebut berhasil membayar lunas kebosanan yang harus saya derita selama dari 107 menit.

Overall, koreografi jempolan dan efek 3D yang mumpuni benar-benar terasa membuat Step Up 3D mampu menjadi sebuah hiburan yang menarik, ya, film ini memang hanya sekedar hiburan murni yang hanya, sekali lagi hanya menjual tarian-tarian semata dengan balutan visual nan cantik jadi jangan tidak usah protes jika kualitas akting dan ceritanya terbilang sangat standar jika tidak mau dikatakan buruk.

Rating: ★★★★★★☆☆☆☆ 

Tentang Penulis

movienthusiast Telah Menulis 300 artikel di Blog ini.

  1. Kalo bukan adegan dance nih film gak bisa bikin menarik
    Tapi tiap dance selalu keren khususnya emang di akhirnya
    :D

  2. yang bikin aneh, tuh aktor utamanya kayanya ga bisa dance dehh ..
    gw ga pernah liat dia dance yang bener bener ‘dance’ di film ini ….
    apa dia emang tukang dokumentasi doank alias kameramen … ?? hhihihi ..

  3. Bagus ya filmnyaa.. Eh dengar-dengar udah ada step up 4 ya? hehe, bales ya;) thnks

  4. kren abizz ,, itu bru yang nama nya step up ,,

    pngen bget bsa break dance kayak mereka,,

    qw udah semuan nya dapet nonton step up 1,2,3, and 3D

Leave a Comment


[+] kaskus emoticons nartzco